Skip to main content

Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Pencurian Mobil di Kepahiang Ditembak

Pelaku Curanmor di kepahiang

Lugasnews.com, Kepahiang- Anggota Opsnal Satuan Reskrim Porles Kepahiang berhasil meringkus pelaku pencurian kendaraan (Curnamor) di Desa Talang Babatan Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang pada 22 September 2022.

Pelaku berinisial FA (28) warga asal Kabupaten Empat Lawang membawa kabur 1 unit mobil Pick Up jenis Carry Futura milik warga Desa Talang Babatan Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang. 

Kaporles kepahiang AKBP. Yana Supriatna, S.IK,M.SI, mengungkapkan, penangkapan ini berawal dari laporan warga soal pencurian kendaraan mbil di dirumah korban  di desa Talang Babatan Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang. Pada saat penangkapan pelaku FA mencoba melawan petugas dan melarikan diri sehingga petugas melepaskan tembakan yang mengenai kaki tersangka.

"Pelaku pencurian beraksi berdua bersama rekannya yakni, berinisial EG (25) dan barang bukti kunci T yang digunakan untuk merusak kunci pintu kendaraan masih dalam pencarian. Untuk tersangka EG ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," kata Kaporles kepahiang AKBP. Yana Supriatna, S.IK,M.SI, Selasa (15/11/2022).

Ditempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Kepahiang IPTU Doni Juniansyah,S.M,menerangkan Pelaku FA berhasil diamankan beserta barang bukti 1 unit Mobil Carry Futura warna hitam dengan Nomor Polisi BD 9319 KF dan Nomor rangka kendaaraan sudah dihilangkan dengan cara di gesek dengan mesin gerinda.

"Dari keterangan terduga pelaku FA pencurian ini di lakukan dua orang, untuk pelaku EG masih dalam pengembangan. Saat dilakukan penangkapan Pelaku FA sempat melawan dan mencoba melarikan diri sehingga kami memberikan tindakan tegas, akurat dan terukur," tegas Doni.

"Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 unit mobil Carry Futura, 1 buah kunci kontak yang menggunakan dompet kulit berwarna coklat, satu lembar STNK asli, satu buah BPKB mobil Carry Futura warna hitam dengan Nomor Polisi BD 9752 GA. Akibat perbuatannya, 4 pelaku dijerat Pasal 363 KUHP, yakni pencurian dengan pemberatan. Mereka terancam hukuman di atas 5 tahun penjara,"pungkasnya.(Jajat wijaya)