by

Legislator : Pembegalan Ambulance di Rejang Lebong Dinilai Tak Manusiawi

Bengkulu– Pembegalan terhadap ambulance yang terjadi di Jalan Lintas Curup-Lubuk Linggau, tepatnya di wilayah Kepala Curup Kabupaten Rejang Lebong baru-baru ini, disebut tidak manusiawi lagi.

Bahkan mengacu pada fakta itu, sudah selayaknya aparat kepolisian dan juga pemerintah mengambil sikap, karena peristiwa itu secara tidak langsung berimbas terhadap nama baik Provinsi Bengkulu.

Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Bengkulu, Suimi Fales, SH, MH mengatakan, tindakan para pelaku pembegalan tidak manusiawi lagi dan sudah melampaui batas. Mengingat bisa-bisanya ambulance yang mengantar orang meninggal dibegal.

“Tentu saja ini tidak bisa lagi ditolerir, dan aparat penegak hukum harus bisa mengungkap dan menangkap pelakunya,” ungkapnya pada Kamis, (8/7/2021).

Menurut Suimi, peristiwa pembegalan di wilayah itu sudah sering terjadi, sehingga menurunkan kepercayaan masyarakat luar daerah ketika hendak ke Bengkulu.

Apalagi dengan kondisi ini, tentu saja aparat kepolisian harus mengambil sikap tegas, karena bagaimanapun juga tindakan itu sudah melanggar norma-norma hukum yang berlaku di negara ini.

“Pemerintah juga harus berperan, seperti mencari akar permasalahan berikut solusinya. Karena bisa jadi maraknya aksi pembegalan di daerah itu ada penyebabnya. Misal karena himpitan ekonomi, ya carikan solusi terbaiknya. Termasuk juga karena sudah menjadi tabi’at, tentunya harus dicarikan jalan keluar,” tegas Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi ini.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Dapil Rejang Lebong dan Lebong, Arsop Dewana mengaku miris dengan aksi pembegalan yang dimaksud.

“Kita menyerahkan sepenuhnya pada penegak hukum melakukan pengusutan, dan tentunya tanpa pandang bulu. Disamping itu kita berharap daerah itu ditambah personil baik Polri ataupun TNI,” pungkas Arsop.

Comment