by

Aturan Baru Polri, Pemohon SIM Wajib Tes Psikologi

Kota Bengkulu– Saat ini bagi seluruh masyarakat yang ingin mendapatkan Izin Mengemudi (SIM) harus melalui berbagai tahapan. Adapun tahapan yang harus dilalui yakni, pemohon SIM wajib mengikuti tes psikologi yang mana Tes tersebut dilakukan secara tertulis.

Kasat Lantas Polres Bengkulu AKP Kadek Suwantoro kemarin (09/06/21) mengungkapkan, selain adanya petunjuk dari Polda Bengkulu, syarat tes psikologi ini juga ada dalam Undang-Undang (UU) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. UU ini pun juga dipertegas lagi didalam Peraturan Kapolri.

“Dalam peraturan tersebut ada pasal yang menjelaskan aplikasi harus sehat jasmani dan rohani. Oleh karena itu, para pemohon SIM diwajibkan mengikuti tes psikologi sebelum melanjutkan tes teori dan juga praktik,” Ungkap AKP Kadek Suwantoro.

Kasat Lantas menjelaskan, Tes psikologi ini diadakan dengan melibatkan pihak ketiga, yakni psikolog yang sudah ditunjuk atau pasti oleh Polda Bengkulu.

“Nantinya psikolog memberikan 30 hal kepada para pemohon SIM untuk menyelesaikannya,”jelasnya.

Kasat lantas mengatakan, tes psikologi ini sebenarnya sudah mulai berlaku sejak Mei lalu, tetapi belum maksimal, tetapi Juni ini lebih maksimal lagi. Bertujuan untuk mengetahui kondisi kejiwaan para pemohon SIM, terutama saat berkendara di jalan raya. Tes kejiwaan ini diharapkan bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Hal ini kami lakukan untuk memastikan jika tes psikologi ini berjalan dan berlaku sesuai aturan yang ada. Oleh karena itu, saya pun meminta kepada pemohon SIM untuk serius dalam mengikuti tes psikologi tersebut,”ucapnya.

Selain itu, melihat banyaknya kasus laka lantas yang terjadi terutama melibatkan pelajar, ia meminta agar orang tua lebih mengutamakan keselamatan daripada kemauan anak yang belum cukup umur, tetapi sudah dibelikan sepeda motor.

“Jangan sampai kata penyesalan itu datang diakhir nanti. Oleh karena itu, lebih bijaklah dalam mendidik anak terutama memberikan motor jika anak itu masih di bawah umur atau msih pelajar,”Pungkasnya.

Comment