by

4 Pemuda Pemerkosa Pelajar SMP Hingga Hamil 4 Bulan Ditangkap, 1 Pelaku Buron

Kaur– Nasib malang dialami siswi 14 tahun di salah satu Sekolah di Kabupaten Kaur.  Korban digilir 4 pria sekaligus hingga hamil 4 bulan. Tidak terima anaknya digilir oleh para pelaku terduga, orang tua melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kaur, (14/06/2021).

Unit PPA Satuan Reserse Kriminal (SatReskrim) Polres Kaur melalui Kanit PPA Aipda Andi Sujarmoko SH menjelaskan, para pelaku terduga adalah FE (20) warga Muara Sahung, AN (19) dan YU (19) warga Desa Ulak Bandung Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, sedangkan inisial W masih dalam pengejaran(Buron).

Kapolres Kaur AKBP Dwi Agung Setyono S.IK MH melalui Kasat Reskrim Iptu Iptu Indro Witayuda Prawira S.TK mengatakan, terduga pelaku FE merupakan teman dekat korban pada, Minggu (13/6/2021) sekitar pukul 20.00 WIB di Desa Tanjung Iman Kecamatan Kaur Tengah dan dua orang yang tidak terduga pelaku AN dan YU menemukan, Senin (14/6/2021) sekitar pukul 02.00 WIB di rumahnya masing-masing.

“Dari hasil pemeriksaan dari rumah sakit korban kini sedang hamil empat bulan dan ke empat orang yang tidak terduga pelaku melakukan permerkosaan secara bergilir setelah korban dicekoki miras,” terang Kasat.

Bahkan tak terduga pelaku mengaku berhubungan dengan korban hingga beberapa kali.

Ditambahkan Kasat, kronoligis yang terjadi pada, Selasa (5/01/2021 lalu di rumah AN Desa Ulak Bandung Kecamatan Muara Sahung sekitar pukul 23.30 WIB dimana pada saat itu empat orang terduga pelaku kumpul bersama-sama di rumah AN. Sekitar pukul 22.00 WIB terduga oelaku FE berpamitan untuk pergi keluar rumah sedangkan tiga rekannya masih berada di rumah.

Selang beberapa jam kemudian, FE bersama korban kembali datang ke rumah AN, lalu FE menyuruh salah satu teman membeli miras jenis misi sebanyak 3 botol. Setelah minuman tersebut dibeli, lalu FE meminumkan miras tersebut kepada korban. Karena pengaruh miras, FE dan tiga rekannya mengajak korban ke dalam kamar dan melakukan perbuatan layaknya suami istri secara bergilir.

Atas perbuatannya, para terduga pelaku dijerat dengan pasal 81 atau pasal 82 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Perubahan kedua UU RI Nomor 23 tahun 2003 tentang Perlindungan anak, ancamam di atas 5 tahun penjara,” jelas Kasat.

Sementara itu, FE yang merupakan teman dekat korban mengaku sangat menyesal telah melakukan kesalahan itu. Ia melakukan itu karena dibawah pengaruh mabuk usai miras bersama teman-temannya.

“Saya hanya sekali melakukan hubungan itu dan itu saya lakukan bersama-sama teman-teman karena pengaruh minuman keras,” tutur FE.

Comment