by

10 Terduga Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Rejang Lebong Ditangkap

Rejang Lebong, Lugasnews.com– Tim Satuan Reserse Kriminal(Satreskrim) Polres Rejang Lebong berhasil menangakap 10 orang terduga pelaku pengeroyokan terhadap 2 orang anggota TNI dan berakibat meninggalnya Prada Yofan Setiadi dan Peratu Agus Salim mengalami luka berat.

Keduanya merupakan personil Yonif 144/JY Curup yang dikeroyok pada malam pergantian tahun (31/12/2020) di Balai Agung Lapangan Setia Negara Curup.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno melalui Kasat Reskrim AKP A. Musrin Muzani, kesepuluh pemuda yang diamankan yakni RW(17), RY, BW alias Bobi(21), RD, RO(19), AB, KP, JD(18), dan dua orang saksi yakni D dan J.

“Dari 10 orang terduga pelaku yang sudah kita amankan ini, 8 orang ikut terlibat langsung melakukan pengeroyokan sedangkan 2 orang lagi yakni D dan J merupakan rombongan pemuda tersebut namun pada saat kejadian tidak berada di lokasi karena sedang pergi membeli rokok,” kata Kapolres.

Puji menerangkan, kejadian pengeroyokan karenea adanya selisih pahaman terhadap dua kelompok pemuda dengan 2 orang anggota TNI. Menurut keterangan dari Kapolres 10 orang terduga pelaku memiliki peranan masing-masing tersangka RW berperan yang meninju bagian bahu kiri korban dan menarik baju korban Pratu Agus Salim. Sedangkan Pelaku RY berperan meninju bagian leher dan punggung bagian belakang korban Prada Yofan Setia Budi.

Kemudian pelaku BW yang melakukan penusukan dan orang yang meninju korban Pratu Agus Salim dan Prada Yofan Setia Budi. RD merupakan orang yang melakukan penusukan dan pemukulan terhadap korban Pratu Agus Salim.

Selanjutnya RO merupakan orang yang meninju dan menendang korban di bagian kepala dan Pinggang terhadap korban Pratu Agus Salim. AK merupakan orang yang meninju korban Pratu Agus Salim di bagian pinggang. KP merupakan orang yang menendang korban di bagian pinggang terhadap korban Pratu Agus Salim.

Dan JD merupakan orang yang meninju korban Pratu Agus Salim. sedangkan dua orang saksi D dan J sebab saat kejadian dua orang tersebut sedang keluar beli rokok.

Atas tindakan pengeroyokan yang dilakukan kelompok pemuda tersebut mereka dijerat dengan pasal 338 KUHP Pidana dan Subsider pasal 170 ayat (1) dan ayat (2) ke 2 dan Ke 3 KUHPidana. Kesepuluh pemuda tersebut saat ini telah ditahan di Mapolda Bengkulu.

“Mereka ini diduga melakukan tindak pidana dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dan atau bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan korban mengalami luka berat dan meninggal dunia,” sampainya.

Kapolres mengimbau untuk seluruh Orang tua yang mempunyai anak menginjak umur dewasa untuk selalu mengawasi Anaknya dalam bergaul.

“Dari hasil analisa dari tertuga pelaku, mereka yang telah dewasa ada indikasi keinginan kuat untuk menunjukkan eksistensinya dengan merekrut anak-anak yang baru menginjak dewasa untuk membuat perkumpulan yang mengarah kepada tindakan tindakan yang kurang baik dan cenderung Negatif,” Pungkasnya.

Untuk itu kami menghimbau orang tua untuk selalu melihat, mengajak dan membimbing anak anaknya agar tidak salah dalam bergaul.

“Atas kejadian tersebut, kami dari pihak kepolisian dan Kodim serta subdenpom akan lebih meningkatkan patroli dan giat razia baik sajam , kenalpot resing yang mengganggu kenyamanan masyarakat serta penggunaan obat obatan terlarang. Insyaallah ke depannya Rejang Lebong lebih aman dan kondusif dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi ,” tandas Kapolres.(Jajat/Cw)

Comment