by

PHR Bengkulu Ajukan Pengujian UU Cipta Kerja Ke MK

Bengkulu, Lugasnews.com– Panglima Hukum Rakyat(PHR) Provinsi Bengkulu mengajukan Permohonan pengujian Undang-Undang tentang Omnibus Law RUU Cipta kerja karena dinilai menguntungkan pihak Investor dan orang-orang kepantingan.

Ketua Umum pengurus Panglima Hukum Rakyat( PHR) Provinsi Bengkulu Muhammad Iqbal menyampaikan,ini merupakan jiwa sesama aktivis memanggil PHR Bengkulu mengajukan surat permohonan untuk menguji Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja ke Mahkamah Konsitusi(MK).

“Ini merupakan panggilan jiwa aktivis, Kita melihat gerakan Mahasiswa Bengkulu pada saat menyampaikan aspirasinya di depan DPRD Provinsi Bengkulu.Sehingga kita akan berencana mengeluarkan surat permohonan menguji UU Cipta Kerja ke MK,” Kata Iqbal Kamis,(09/10/2020).

Lanjut Muhammad Iqbal, maka dari itu ketika suara aspirasi Mahasiswa tidak di dengar oleh DPR dan pemerintah pusat. PHR Provinsi Bengkulu akan mempelajari dan mencocokn dengan tuntutan poin mahasiswa Bengkulu pada saat melakukan aksi di depan DPRD Provinsi Bengkulu kamis Siang(8/10).

“Kita akan pelajari dan mencocokan dengan tuntutan poin mahasiswa Bengkulu sehingga berbentuk surat Permohonan menguji UUD cipta kerja di MK. Kemudian kita akan meminta pendapat ahli bidang hukum tata negara terkait gugatan dan akan didampingi bidang hukum PHR nantinya,” jelasnya.( Iq)

Comment