by

Mahasiswa STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Lepas 30 Ribu Beni Lele

-Berita-48 views

Lugasnews.com, Bengkulu Selatan – Untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan pada mahasiswa, hari ini Jumat, (27/12/2019), Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan melepas sebanyak 30 ribu ekor benih ikan lele.

Dari pantauan media ini di lapangan, sebelum pelepasan benih lele, para mahasiswa diberikan pengarahan tehnik pengelolaan kolam dengan teknologi bioflog.

Dikatakan pendamping kegiatan pengembangan kewirausahaan STIT Makrifatul Ilmi, Hurin’in AM, kegiatan ini merupakan salah satu upaya kampus dalam membekali keterampilan usaha bagi mahasiswa.

“Secara alamiah, sebenarnya setiap individu pada dasarnya telah mengembangkan jiwa kewirausahaan,” katanya.

Namun, lanjut Hurin’in, agar mahasiswa menjadi fasih dalam kewirausahaan, maka selain pengetahuan, mahasiswa juga perlu dibekali dengan berbagai keterampilan.

Sementara itu menurut ketua BEM STIT Makrifatul Ilmi, Riesky Febriasyah menyambut baik kegiatan kewirausahaan yang dikembangkan oleh kampus.

Menurutnya, ini merupakan terobosan yang baik untuk masa depan mahasiswa, khususnya dalam bidang kewirausahaan.

“Yang utama ya ilmu pendidikan, karena kami disiapkan sebagai pendidik. Namun kewirausaahan juga penting untuk dipelajari agar nantinya lulusan STIT Makrifatul Ilmi tidak gagap terhadap kewirausahaan,”ujarnya.

Lebih lanjut Riesky mengatakan, setidaknya dari kegiatan kewirausahan pengembangan ikan lele dengan teknologi bioflog, mahasiswa telah mendapatkan pemahaman mengenai tata cara budidaya lele dengan teknologi terkini.

“Kami berharap kegiatan semacam ini terus dikembangkan oleh pihak kampus, harapanya kedepan nanti, mahasiswa selain kompeten dalam ilmu pendidikan juga memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat,”tutup Riesky.

Dijelaskan pembina budidaya lele teknologi bioflog, Suharno, dari 30 ribu ekor benih lele dibagi ke dalam sepuluh kolam.

“Jenis lele yang kita budidayakan yakni, lele Dumbo jenis Sangkuriang. Sementara itu, limbah air kolam kita manfaatkan untuk menyiram tanaman cabai yang sudah kita siapkan dalam pot,”demikian Harno. (Erfina)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed